Makassar, 6 Juni 2026 — Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Senter UMI kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kompetensi tenaga medis di tingkat nasional. Hari ini, Senter UMI sukses menyelenggarakan Ujian Kompetensi Nasional (UKN) InaCOG Part 1 dengan lancar, aman, dan tertib. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai universitas terkemuka, termasuk Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Udayana (UNUD), Universitas Hasanuddin (UNHAS), Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Mataram (UNRAM), Universitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Andalas (UNAND).
Pelaksanaan ujian sesi 1 berlangsung dengan disiplin tinggi, mematuhi protokol akademik, serta pengawasan yang profesional dari tim Senter UMI. Suasana ujian yang kondusif memastikan setiap peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya tanpa gangguan.
Untuk peserta dari Universitas Muslim Indonesia, seluruh kandidat dinayatakan lulus. Mereka adalah dr. Yunike Putri Nurfauzia (11220251001), dr. Rahmita (11220251002), dr. Irna Tristanti Hadiwijaya (11220251003), dr. Feby M. Patiung (11220251004), dan dr. Debby Mislianti (11220251005). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan pembinaan kompetensi di UMI, sekaligus menegaskan bahwa lulusan UMI mampu bersaing di tingkat nasional dan memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan secara profesional.
Kegiatan UKN InaCOG Part 1 bukan hanya sekadar evaluasi, tetapi juga menjadi wahana untuk memperkuat jejaring antaruniversitas dan membangun kolaborasi dalam pengembangan pendidikan kedokteran yang lebih berkualitas. Ke depan, Senter UMI terus berkomitmen untuk menghadirkan proses evaluasi yang transparan, profesional, dan berintegritas, demi mencetak tenaga medis yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kesehatan.